Sambut The New Normal, Sleman City Hall Siapkan Foot Pedal

posted in: Berita Jogja, news, Tips | 0

Menyambut pola hidup baru atau yang lebih dikenal dengan istilah The New Normal, Menteri Kesehatan Terawan telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020. KMK yang berisi tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Keputusan tersebut disambut baik oleh Sleman City Hall (SCH) sebagai salah satu pusat perbelanjaan di Yogyakarta.

Foot pedal pada lift dan pengambilan karcis parkir menggunakan sensor tangan.

 

SCH menjadi mal pertama di Indonesia yang mengaplikasikan foot pedal sebagai upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19. Foot pedal diaplikasikan pada setiap lift pengunjung yang ada di SCH. Tak sekadar itu pengambilan karcis baik motor maupun mobil sudah lebih dipermudah dengan menggunakan sensor tangan.

Semakin siap untuk menyambut The New Normal, SCH juga melakukan pembersihan dan penyemprotan cairan disinfektan diseluruh area mal secara detail, minimal 4 jam sekali. Tika Sari selaku Public Relations Sleman City Hall mengatakan bahwa pembersihan akan dilakukan setiap hari, terutama pada area fasilitas umum yang sering dijangkau oleh para pengunjung SCH.

Penyediaan tempat cuci tangan dan pembatasan jarak di eskalator.

Seluruh pengunjung maupun karyawan yang akan memasuki area SCH diwajibkan untuk menggunakan masker, cuci tangan di tempat yang sudah disediakan pada setiap pintu masuk, dan pemeriksaan suhu tubuh. Batas suhu tubuh yang ditetapkan oleh SCH yaitu 37,3 derajat celcius sesuai dengan Edaran Kementerian Kesehatan.

Kemudian untuk peraturan di dalam mal, para pengunjung juga diwajibkan untuk melakukan jaga jarak. Terutama pada beberapa tempat seperti antrean ATM Center dan kasir tiap toko tenant, area mushola, bangku, eskalator, lift, serta pemberlakuan pintu masuk dan pintu keluar yang berbeda.

Tika Sari juga mengatakan bahwa adanya protokol disiplin penggunaan alat pelindung diri berupa masker, sarung tangan, dan face shield bagi karyawan yang berada di lapangan, seperti Customer Service, Security, dan Cleaning Service. Jadwal operasional SCH juga disesuaikan ulang sebagai upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19 menjadi pukul 10.00 – 21.00 WIB.

Persiapan yang detail ini menjadikan SCH sebagai mal percontohan mewakili Sleman dalam penerapan The New Normal sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19 di pusat perbelanjaan modern oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman yang nantinya akan dimajukan ke Kementrian Dalam Negeri.

Oleh sebab itu, Sahabat JogFam tak perlu khawatir berlebihan lagi jika ingin berkunjung ke SCH untuk berbelanja. Tetap aman berbelanja dengan melakukan semua protokol yang telah ditetapkan. Selamat berbelanja!

Leave a Reply