ASMARADANA: Beri Inspirasi Nyata Para Calon Pengantin

Pekan lalu, 29 Februari hingga 1 Maret 2020 Royal Ambarrukmo sukses menggelar pameran pernikahan bertajuk ASMARADANA. Pameran dengan konsep ‘open house’ ini resmi dibuka oleh Haris Susanto selaku Managing Director The Ambarrukmo dan Ian Cameron selaku General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta di situs bersejarah ke-18 Kedaton Ambarrukmo Royal Ambarrukmo. Tak seperti wedding expo, Asmaradana mampu memikat para calon pengantin.

 

Selama dua hari, Asmaradana menghadirkan secara nyata ‘pesta pernikahan’ di Royal Ambarrukmo. Seolah benar-benar berada dalam pesta pernikahan, pameran ini diselenggarakan supaya para calon pengantin dapat secara mudah merasakan suasana pesta yang romantis nan haru. Terdapat tiga tema yang disajikan selama dua hari oleh Asmaradana, seperti Javanese Wedding, Outdoor Wedding, dan International Wedding.

 

Pameran pernikahan dengan tema Javanese Wedding terselenggara di Kedaton Ambarrukmo. Mulai dari siraman, midodareni, akad, panggih, hingga resepsi. Sedangkan di Royal Garden terselenggara tema Outdoor Wedding, dimulai dari prosesi akad atau pemberkatan hingga resepsi kasual. Sementara International Wedding terselenggara di Kasultan Ballroom dengan balutan nuansa yang lebih formal nan mewah. Kapasitas tamu yang ditawarkan Kasultan Ballroom pun mampu mencapai 2.000 tamu.

 

Pada acara Asmaradana ini, Haris Susanto ingin menekankan bahwa pernikahan tak sekadar formalitas belaka. Melainkan terdapat banyak nilai yang bisa diambil dari suatu prosesi pernikahan. Ia pun mengungkapkan bahwa Asmaradana dapat menjadi salah satu pameran pernikahan yang mampu memberikan gambaran nyata pada para calon pengantin tentang bagaimana sebaiknya dan sepantasnya pernikahan diselenggarakan.

 

Asmaradana juga telah mempersiapkan 45 vendor komponen pernikahan terbaik. Mulai dari wedding organizer, penata acara, dekorasi, tata suara dan cahaya, gaun dan jas pengantin, paes dan tata rias, foto dan video dokumentasi, kue artisan, florist, party effect, musik dan hiburan, pembawa acara, seserahan, spa, bregada dan kereta kencana, undangan, kelengkapan pesta, hingga uba rampe.

 

Pada hari pertama juga digelar bincang hangat bersama GKR Bendara tentang Dhaup Ageng dirinya dan KPH Yudhonegoro. Tak hanya itu, Asmaradana juga mengadakan demo rias wajah oleh Anie Suryo dan ditutup dengan peradaan busana kebaya oleh Delmora. Sedangkan pada hari kedua diisi oleh prosesi akad nikah, panggih dan kirab pengantin, hingga resepsi dan arak-arakan dengan kereta kecana oleh para model yang memeragakan pengantin bergaya busana basahan dan kanigaran.

Leave a Reply